Laporan Kinerja Dekan Psikologi UGM
Logo Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada

Ringkasan Eksekutif

Membangun Harmoni, Menyemai Transformasi

Lima Tahun Kinerja Fakultas Psikologi

Laporan Akhir Jabatan Dekan · Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada · 2021–2026
96,0%Rerata capaian TCK 2025, naik dari 86,5% pada 2021
3Program studi terakreditasi Unggul: Sarjana, Magister, Doktor
174Publikasi terindeks Scopus, 2021–2025
139Kerja sama aktif pada 2025, dari 41 pada 2021
Gulir untuk menjelajah
02Konteks

Transformasi di tengah perubahan cepat

Periode kepemimpinan berlangsung di tengah perubahan cepat pada pendidikan tinggi, profesi psikologi, dan kebutuhan masyarakat.

Pandemi & pemulihan

Menjaga keberlangsungan pembelajaran, lalu membangun model layanan dan pembelajaran baru.

Regulasi profesi psikologi

UU PLP mengubah arsitektur pendidikan profesi dan layanan psikologi.

Digitalisasi & tata kelola data

Sistem informasi berkembang menjadi instrumen manajemen mutu dan pengambilan keputusan.

Kesehatan mental & internasionalisasi

Permintaan layanan psikologi meningkat; kompetisi dan jejaring global semakin penting.

Arah strategis dikonsolidasikan sejak 2023 melalui lima pilar keunggulan menyeluruh.

03Kerangka strategis

Lima Pilar Keunggulan

Pilar-pilar ini menjadi bahasa bersama untuk membaca capaian lintas bidang.

Inti transformasi: kapasitas kelembagaan yang lebih adaptif, terhubung, berbasis data, dan semakin berorientasi pada dampak.

04Target Capaian Kinerja

Kinerja agregat menguat

Capaian TCK meningkat, dengan catatan komposisi indikator berubah dari tahun ke tahun.

96,0%

Rerata capaian TCK 2025, tahun penuh terakhir periode kepemimpinan.

86,5%Rerata TCK 2021awal periode
96,0%Rerata TCK 2025tahun penuh terakhir
75,6%Indikator penuh 202131 dari 41
91,7%Indikator penuh 202533 dari 36
Grafik 1

Rerata capaian TCK dan indikator tercapai penuh

Rerata capaian TCKIndikator tercapai penuh
CatatanData 2026 adalah tahun berjalan, sehingga belum setara dengan data 2021–2025.
05Academic Excellence

Mutu, pengalaman, dan internasionalisasi

Pembelajaran bergerak dari pemulihan pandemi menuju ekosistem yang lebih adaptif dan global.

FIBAAAkreditasi internasionalProgram Sarjana
3Prodi UnggulSarjana, Magister, Doktor
3×MBKM terbaik UGMProgram Sarjana
6Adjunct ProfessorAS, Inggris, Belanda

Pengalaman belajar

MBKM, magang, mobilitas internasional, double degree, dan kelas bersama akademisi internasional.

Jejaring global

Double degree dengan University of Leeds mulai berjalan; international faculty memperkaya kurikulum.

Adjunct Professor

University of Wisconsin–Milwaukee, Exeter, Harvard, Middlesex, Radboud, dan Groningen.

Yogyakarta

Internasionalisasi tidak hanya berupa mobilitas, tetapi juga integrasi keahlian global ke dalam pembelajaran, supervisi, dan pengembangan keilmuan.

06Professional Excellence

Penataan pendidikan profesi

Transformasi profesi psikologi menjadi perubahan paling mendasar dalam periode ini.

2023/2024

Phase-out MAPRO

MAPRO tidak lagi menerima mahasiswa baru; phase-out dikelola dengan prinsip tanggung jawab akademik.

2024

Prodi Profesi berjalan

Program Studi Pendidikan Profesi Psikologi mulai berjalan dengan layanan nyata dan supervisi berlapis.

2025

Psikolog Umum pertama

Angkatan pertama lulus dan dilantik sebagai Psikolog Umum; UKPPU berhasil dilalui dengan sangat baik.

4Latar layanankesehatan, pendidikan, tempat kerja, komunitas
100%UTBK UKPPUangkatan pertama lulus pada kesempatan pertama
MAPROPhase-out selesaiseluruh mahasiswa mengikuti yudisium 2025
SpesialisLandasan awalagenda pengembangan berikutnya
07Scientific Excellence

Riset lebih terarah dan berdampak

Roadmap, laboratorium, pendanaan, dan jejaring internasional memperkuat ekosistem riset.

174Publikasi Scopus2021–2025
856Sitasi Scopusperiode lima tahun
0,8FWCI agregatagenda peningkatan dampak
>Rp11 MPendanaan riset 2025dari Rp1,4 M pada 2021
Grafik 2

Kegiatan dan pendanaan penelitian, 2021 dan 2025

Roadmap & pemetaan

Tema keunggulan dirumuskan dari ratusan penelitian dan publikasi dosen.

Infrastruktur riset

EEG, eye tracker, GSR, teknologi asesmen, dan penguatan laboratorium.

Dimensi internasional

Adjunct Professor memperkuat psikoterapi berbasis bukti, trauma, kesehatan mental global, lintas budaya, dan neurosains kognitif.

08Pengabdian kepada Masyarakat

Dari aktivitas ke dampak

PkM menjadi wahana hilirisasi pengetahuan psikologi bagi masyarakat dan kebijakan.

250–278Kegiatan PkM per tahunsejak 2023
MiliaranPendanaan PkMper tahun
LuasKeterlibatandosen dan mahasiswa
Aceh 2025Respons bencanakesehatan mental & psikososial
ANAK · REMAJA · KELUARGA · LANSIA · KELOMPOK RENTAN

Tema utama

Kesehatan mental, pengukuran psikologis, pendidikan, kesejahteraan, anak, remaja, keluarga, lansia, dan kelompok rentan.

Bentuk kontribusi

Sistem respons kesehatan mental mahasiswa, asesmen institusi publik, psikoedukasi, pemberdayaan, dan penguatan kapasitas profesional.

Dampak yang dituju

Keterhubungan penelitian, panduan, pelatihan, praktik lapangan, dan kebijakan berbasis bukti.

PkM tidak hanya memperluas jangkauan kegiatan, tetapi menghubungkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat.

09Collaborative Excellence

Portofolio strategis kerja sama

Kemitraan berkembang menjadi pengungkit pendidikan, riset, PkM, pendanaan, dan pengaruh kebijakan.

139Kerja sama aktif2025
21Negara mitradosen/peneliti asing
Rp5,09 MPendanaankerja sama 2025
Grafik 3

Jumlah kerja sama aktif

Akademik

Mobilitas mahasiswa dan dosen, double degree, visiting dan adjunct professors.

Riset & PkM

Penelitian bersama, hibah internasional, intervensi dan pengabdian berbasis bukti.

Kebijakan

Peran aktif dalam pengembangan kebijakan pendidikan dan profesi psikologi nasional.

Kerja sama bukan lagi fungsi pendukung, tetapi portofolio strategis yang memperluas kapasitas dan reputasi Fakultas.

10Institutional Excellence

SDM dan tata kelola berbasis data

Fondasi kelembagaan menopang transformasi akademik, riset, profesi, dan layanan.

Grafik 4

Profil dan pengembangan SDM dosen

CatatanDosen tetap per 2026; studi doktor dihitung sepanjang periode.

Regenerasi dosen

Dosen tetap mencapai 62 orang pada 2026; separuh bergelar doktor; dosen muda menjadi modal keberlanjutan.

Pengembangan doktoral

22 dosen memulai studi doktor dan 10 menyelesaikan; sebagian besar di perguruan tinggi luar negeri.

Tantangan karier akademik

Proporsi Guru Besar dan Lektor Kepala menurun sehingga percepatan jabatan akademik menjadi prioritas.

2023Dashboard kinerja
2024IRDA
2025–2026MOSAIC & sistem digital lain
11Penjaminan mutu & unit pendukung

Dari dokumen ke siklus perbaikan

Digitalisasi layanan memperluas transparansi, akuntabilitas, dan pemanfaatan data.

PPEPP SIKLUS SPMI BERKELANJUTAN

SPMI & AMI

Audit Mutu Internal, pembaruan SOP, integrasi data, dan siklus evaluasi–tindak lanjut.

Dashboard–IRDA–MOSAIC

Sistem berkembang dari pemantauan pasif menjadi pelaporan, analitik, dan digitalisasi proses.

Unit pendukung akademik

Laboratorium, perpustakaan, Career Center, dan unit layanan memperkuat fasilitas dan digitalisasi.

Budaya mutu

Mutu bergeser dari kepatuhan administratif menuju tanggung jawab bersama.

Dampak utama: keputusan lebih berbasis data, layanan lebih cepat, dan bukti kinerja lebih mudah ditelusuri.

12Aset, keuangan, dan infrastruktur

Kapasitas untuk investasi jangka panjang

Kondisi fiskal sehat memberi ruang bagi pengembangan infrastruktur, teknologi, dan aksesibilitas.

Rp42–44 MPenerimaan per tahun2021–2025
SurplusTahunanpenerimaan > pengeluaran

Penghapusan Gedung C dan G

Kajian teknis menunjukkan Gedung G tidak lagi memenuhi standar keselamatan; pembangunan gedung pengganti disiapkan.

Investasi pendukung

Laboratorium, TIK, aksesibilitas, ruang belajar, perpustakaan, dan fasilitas kesejahteraan sivitas.

Grafik 5

Dana luncuran (Rp miliar)

Catatan strategis: kapasitas fiskal perlu diterjemahkan menjadi belanja modal yang tepat waktu dan berdampak.

13Agenda keberlanjutan

Bukan titik selesai

Capaian periode ini menjadi fondasi untuk tahap pengembangan berikutnya.

    Pesan penutup

    Fondasi penting periode 2021–2026 adalah kapasitas kelembagaan yang lebih adaptif, terhubung, berbasis data, dan berorientasi dampak.